Minggu, 09 Agustus 2009

Berhenti Sejenak


adakah oase di sana ibu
tiba-tiba saja aku melihat wajahmu
penuh pengharapan
tapi tak terbaca oleh mataku

sekali lagi ibu
kau boleh mengungkapkannya
hari ini aku berhenti untukmu
mendengarmu...

namun,
ibu bolehkah aku tak memandang mata itu
mata yang sarat air mata
aku benci melihatnya
aku merasa bersalah karenanya..
air mata apakah itu ibu?
tentangku?
tentang anak-anakmu?
sedihkah?bahagiakah engkau ibu?

kau lihat ibu,
di tubuh ini ada darahmu
di jiwa ini ada doa dan cintamu
di hati ini ada namamu
dan aku tak ingin kau tau
kalau aku membagi cintaku tidak hanya utk ibu
doaku tidak hanya untuk ibu

hatiku tidak hanya untuk ibu
waktuku tidak hanya untuk ibu


karenanya,
dengan cintaku yang tak terbagi utuh
aku bersimpuh..
di kakimu




2 komentar:

  1. wew,,kalo kata Iip Wijayanto, cinta itu wilayah tanpa kata-kata, maka buatku ibu adalah wilayah tanpa kata-kata itu.

    BalasHapus
  2. sepakat,,cheers untuk cinta mereka yg timeless..

    BalasHapus