Kamis, 06 Agustus 2009

Film Bukan Sekedar Gambar dan Suara

kalau judul postingan saya ini terkesan seperti 'menggurui', tentu saja saya tidak bermaksud seperti itu. saya bukan insan film yang secara teknis tau ttg pembuatan film. bukan. saya hanya penikmat film. menonton film adalah salah satu hobby saya.

Film, buat saya bukan sekedar gambar dan suara. tetapi film adalah refleksi dari perkembangan jiwa manusia. ia memiliki nilai. baik nilai yang ditampilkan secara vulgar atau tersembunyi. keunikan dari film, menurut saya juga adalah, adanya ruang bagi pemirsanya untuk menafsirkan sesuai kondisi jiwanya. jadi dalam mengungkap sebuah makna dalam sebuah film, untuk setiap orang akan berbeda. tergantung pada latar belakang pengetahuan dan psikologi orang yang menonton.

Seperti film 'the hours'. film ini sangat mempengaruhi saya terutama untuk membangkitkan perasaan bersyukur akan kehidupan. film ini, dalam tafsir saya, mengingatkan seseorang akan apa yang dimilikinya dan belajar untuk mensyukurinya. ada satu kalimat yang menjadi entry point dalam film ini 'the day when u dont belong' atau saat di mana kita merasa 'tidak berada di tempat' yaitu saat2 ketika ada kehampaan dalam hati kita. apa yang sebenarnya terjadi? apa yang seharusnya kita lakukan? kira2 seperti itu tafsir saya atas film ini.

tentu tafsir saya ini tidak bersifat mutlak. orang lain memiliki persepsi dan tafsirnya sendiri. saya yakin dari jutaan penonton yang menonton film ini, memiliki pandangan berbeda. dan itu sah2 saja. untuk tujuan idealis seperti itulah film itu dibuat. mempengaruhi dan memberikan nilai positif bagi penontonnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar